55 pemain dan tiga pertimbangan: Zidane menerapkan metode khusus untuk memilih skuad Prancis

55 pemain dan tiga pertimbangan: Zidane menerapkan metode khusus untuk memilih skuad Prancis

Bocoran daftar pemain pertama Zidane bersama Prancis

Bocoran daftar pemain pertama Zidane bersama Prancis

Zinedine Zidane, pelatih timnas Prancis, bersiap malam ini, Jumat, untuk mengumumkan daftar pemain pertamanya bersama Les Bleus, guna persiapan menjalani 4 pertandingan di UEFA Nations League.

SitusFoot Mercatomenyebutkan bahwa pelatih asal Prancis itu memanfaatkan waktu berminggu-minggu untuk mengamati para pemain secara cermat, sesuai dengan metode khusus.

Zidane tidak melakukan perubahan mendasar dalam cara menyusun daftar awal, di mana disusun daftar pertama yang mencakup 55 pemain, dengan 5 nama untuk setiap posisi. Namun, staf teknis Les Bleus juga berupaya memperketat pengamatan terhadap para pemain yang kurang populer di media.

Untuk menjalankan tugas ini, peran dibagi di dalam staf teknis, menurut surat kabar L'Equipe, di mana Fabien Barthez mengemban tugas mengamati para penjaga gawang, dan misalnya terlihat di Toulouse, sementara para pemain di posisi lain menjalani pengamatan ganda, bahkan terkadang tiga kali.

David Bettoni, asisten setia Zidane, berkontribusi dengan pengalaman kepelatihannya, sementara Stephane Blanc lebih fokus pada pengamatan dan pemantauan, yang merupakan spesialisasi utamanya. Kedua pria itu membentuk duet yang sangat saling melengkapi, karena mereka memiliki hubungan yang erat setelah bekerja sama selama 6 tahun di Real Madrid.

Pengamatan Blanc tidak terbatas pada para pemain Prancis, karena pekerjaannya juga memungkinkannya memantau calon lawan-lawan Les Bleus mendatang, mengingat adanya Turki, Belgia, dan Italia dalam agenda UEFA Nations League.

Setelah itu, staf teknis menyusun sistem yang teratur untuk mengamati para pemain yang menjadi sasaran. Zidane dan para asistennya berkumpul setiap dua pekan untuk mengevaluasi berbagai catatan dan mengambil keputusan mengenai para pemain yang membutuhkan perhatian khusus.

Menurut surat kabar Prancis itu, Adrien Truffert diamati dua kali dari tribun selama tampil bersama Bournemouth, sementara Lucas Da Cunha, yang tampil mengesankan di awal musim bersama Como, juga menarik perhatian.

Selain itu, Fred Tabet, analis video baru, mengamati para pemain secara teratur. Bettoni, asisten utama Zidane, mengemban tugas mengamati Jerman dan Italia secara khusus, sementara Blanc fokus pada Prancis dan sejumlah kompetisi lainnya, sedangkan Tabet terutama mengamati Inggris dan Spanyol.

Pengaturan ini juga bertujuan menghindari penilaian terhadap seorang pemain hanya berdasarkan satu kesan saja. Setiap tiga bulan, wilayah pengamatan dirotasi, sehingga anggota staf teknis yang berbeda mengamati para pemain kandidat untuk bergabung ke timnas selama musim berlangsung.

Metode ini memungkinkan diperolehnya beragam penilaian sebelum keputusan akhir diambil. Adapun Zidane sendiri, hingga kini belum banyak melakukan perjalanan, dan hanya terlihat di Stadion Bollaert saat Piala Super Prancis antara Lens dan Paris Saint-Germain. Menurut surat kabar Prancis itu, statusnya sebagai ikon dunia terkadang membuat pengaturan perjalanannya menjadi sulit. Namun, kini yang tersisa adalah menanti hasil dari kerja ini melalui daftar pemain pertama di era Zidane, yang akan mengungkap wajah-wajah baru mana yang berhasil mengamankan tempat dalam rencana sang juara dunia tahun 1998.

Anda dapat mendiskusikan topik dan berita secara lebih mendalam di forum Kooora