Voli putri Indonesia semakin diakui di mancanegara dengan kehadiran para atlet nasional di sejumlah klub liga internasional.
Liputan6.com, Jakarta -Atlet voli putri Indonesiasatu per satu mulai melangkahkan kaki menuju liga internasional. Dimulai dari Megawati Hangestri Pertiwi yang berlabuh ke Thailand pada 2021, pemain lain kini menjajal sengitnya kompetisi mancanegara.
Tahun ini, terdapat 3 pevoli putri nasional yang telah mendapatkan kontrak dengan klub luar negeri. Mereka pastinya akan berjuang semaksimal mungkin untuk membawa timnya melaju jauh dan meraih gelar juara.
Berita kepindahan yang cukup mengejutkan tentunya berasal dari kapten Timnas Voli Putri Indonesia yang dipinang oleh salah satu klub berbasis di Liga Maladewa.
Kehadiran nama-nama andalan negara di kompetisi internasional tentunya akan meningkatkan kualitas persaingan atlet voli lokal. Dengan jalan yang semakin terbuka, mimpi mereka untuk berkarier di luar negeri tentunya semakin dekat dengan kenyataan.
Berikut adalah daftar atlet voli putri asal Indonesia yang akan menapaki perjalanan baru bersama tim luar negeri di berbagai liga internasional pada musim ini.
Menjadi talenta paling menjanjikan di kancah voli putri nasional, Megawati Hangestri membuka jalan bagi para atlet putri di era sekarang untuk mulai berani bermimpi bermain di liga luar negeri.
Tahun ini menjadi kali kedua Megawati merapat ke Korea Selatan. Setelah perjalanan yang terbilang sukses bersama Red Sparks pada rentang tahun 2023-2025, Hyundai Hillstate menjadi pelabuhan baru sang pemain di bawah asuhan Kang Sung-hyung.
Oktober 2026 menjadi momen bersejarah bagi kapten Timnas Voli Putri Indonesia, Mediol Stiovanny Yoku. Setelah sempat gagal hijrah ke Korea Selatan pada tahun 2023, ia pada akhirnya mendapatkan kesempatan untuk merasakan persaingan kompetisi luar negeri di tahun ini.
Liga Maladewa menjadi pemberhentian berikutnya bagi sosok yang akrab disapa Medi Yoku. Pemain kelahiran Jayapura tersebut dikontrak oleh Huraa Community Club dari tim asal Indonesia, PBV Petrokimia Gresik.
Nama terakhir pevoli putri yang berkarier di mancanegara adalah Adjani Zahra. Pemain berposisi middle blocker kelahiran 2003 tersebut saat ini berseragam NSW Phoenix, klub voli asal New South Wales, Australia.
Adjani Zahra memang melanjutkan pendidikan di Negeri Kangguru, tepatnya di University of Sydney. Menariknya, ia adalah cucu dari petenis nasional Indonesia, Martina Widjaja.
Ikuti berita bola terbaru diSport Liputan6
Keputusan Nasib Piala Asia 2027 Dibahas November, Timnas Indonesia Berpotensi Terdampak